iklan

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Monday, 11 November 2013

104.AL-HUMAZA (9)



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ
[1] Kecelakaan besar bagi tiap-tiap pencaci, pengeji,

الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ
[2] Yang mengumpulkan harta dan berulang-ulang menghitung kekayaannya;

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ
[3] Ia menyangka bahawa hartanya itu dapat mengekalkannya (dalam dunia ini)!

كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ
[4] Tidak! Sesungguhnya dia akan dicampakkan ke dalam "Al-Hutamah".

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ
[5] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Al-Hutamah" itu?

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ
[6] (Al-Hutamah) ialah api Allah yang dinyalakan (dengan perintahNya), -

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ
[7] Yang naik menjulang ke hati;

إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ
[8] Sesungguhnnya api neraka itu ditutup rapat atas mereka.

فِي عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ
[9] (Mereka terikat di situ) pada batang-batang palang yang melintang panjang.

0 comments:

Post a Comment